Sebanyak 2.309 Peserta Ikuti Seleksi Masuk Program Pascasarjana Unpad

P1080876

[Unpad.ac.id, 7/06/2013] Sebanyak 2.309 orang tercatat akan mengikuti  Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) 2013 untuk program Pascasarjana. Jumlah tersebut terdiri dari 1468 orang peserta SMUP Program Magister (S-2), 355 orang peserta SMUP Program Doktoral (S-3), 486 orang peserta Program Spesialis. Angka tersebut merupakan jumlah yang terdaftar di Panitia SMUP yang telah melakukan finalisasi pengisian biodata online dan mencetak kartu peserta.

Menurut Ketua SMUP, Dr. Ir. Denie Heriyadi, MS., hampir semua program studi menyelenggarakan ujian pada Sabtu besok (8/06), kecuali Program Studi Keperawatan untuk peminatan Keperawatan Kritis, Keperawatan Jiwa dan Manajemen Keperawatan telah melakukan ujian pada hari ini, Jumat (7/06). Ujian akan dilaksanakan di kampus Unpad Bandung dan Jatinangor berdasarkan program studi masing-masing. Informasi terkait jadwal dan lokasi ujian dapat dibuka di laman http://smup.unpad.ac.id/.

“Para peserta diharap mengecek lokasi pelaksanaan ujian di  website, mengingat lokasi ujian yang terpencar berdasarkan program studinya. Khususnya bagi peserta dari luar kota, diharapkan mengecek langsung ke lokasi ujian, di gedung mana pelaksanaannya. Pengecekan lebih baik dilakukan sehari sebelumnya agar tidak bingung pada hari H-nya,” jelas Dr. Denie.

Pada SMUP 2013 ini, peserta program Doktoral (S-3) hanya akan mendapat materi ujian berupa wawancara, kecuali Program Studi Psikologi ditambah dengan presentasi proposal dan Program Studi Kimia yang ditambah dengan tes. Untuk peserta Program Magister (S-2), peserta akan mengikuti ujian berupa wawancara, kecuali ada beberapa program studi yang menambahkan tes selain wawancara, seperti tes tertulis dan presentasi proposal penelitian. Sementara untuk Program Spesialis, peserta akan mendapat materi ujian antara lain berupa wawancara, tes MMPI, tes tertulis dan tes praktikum. Informasi selengkapnya mengenai materi ujian, dapat dilihat di laman http://smup.unpad.ac.id/.*

Laporan oleh: Marlia / eh *

Untuk Peserta program Magister Akuntansi (S2), pelaksanaan wawancara diadakan di gedung Magister Ekonomi Terapan (MET), jalan cimandiri No. 8, dimulai pukul 09.00 s.d selesai. (akd)

Bahas Ekonomi Kawasan Asia Tenggara, Unpad dan Universiti Malaysia Sabah Gelar Konferensi AAAB

aaab

[[Unpad.ac.id, 31/05/2013] Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unpad bekerja sama dengan School of Economics and Business Universiti Malaysia Sabah (UMS) Malaysia menggelar “The 6th International Conference Of The Asian Academy Of Applied Business (AAAB) 2013” Pada 30 Mei sampai 1 Juni 2013 di Pusat Convention Centre, Hotel Harris, Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah dosen dan praktisi bisnis di Kota Bandung, serta perwakilan anggota AAAB Malaysia.

Menurut Presiden AAAB, Prof. Dr. Syed Azizi Wafa, konferensi ini membahas mengenai beberapa persoalan yang terkait dengan perkembangan ekonomi di kawasan Asia Tenggara. Pembahasan itu diharapkan akan menghasilkan solusi alternatif untuk menyelesaikan permasalahan ekonomi kawasan Asia Tenggara.

“Ini adalah ajang mempertemukan ahli-ahli ekonomi antar negara ASEAN untuk mencoba memberikan solusi bagaimana negara-negara tersebut perekonomiannya maju,” ujar Prof. Syed saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut Prof. Syed mengungkapkan, salah satu permasalahan yang dibahas adalah implikasi dari krisis ekonomi di Eropa terhadap perkembangan ekonomi di ASEAN. “Meskipun kawasan Eropa itu sangat jauh dan krisis yang melanda tidak terlalu berpengaruh, dampaknya tetap dirasakan baik oleh Indonesia maupun Malaysia. Oleh karena itu, perlu upaya antisipatif untuk mengatasi persoalan itu agar tidak semakin meluas,” imbuh Prof. Syed.

Melalui konferensi tersebut, Prof. Syed mengupayakan tercipta sebuah solusi efektif yang mampu mendorong kemajuan perkembangan ekonomi ASEAN. “Setidaknya kita bisa mengatasi permasalahan sendiri, tidak harus ada campur tangan dengan pihak luar ASEAN,” katanya.

Ketua Program Magister Akuntasi FEB Unpad, Prof. Winwin Yadiati, pun mengapresiasi konferensi tersebut. Menurutnya, konferensi ini akan memberikan banyak dampak positif bagi kemajuan perkembangan ekonomi, bukan hanya di Indonesia tapi di kawasan ASEAN. Selain itu, juga berguna untuk meningkatkan kerjasama penelitian antarnegara ASEAN.

“Ini penting untuk meningkatkan kualitas atmosfer dunia pendidikan,” ujarnya.

Adapun beberapa pembicara dalam konferensi kali ini adalah adalah Prof.Datuk Dr. Noor Azlan Ghazali dari Universiti Kebangsaan Malaysia, dengan Keynote Speech Prof. Ilya Avianti,dan Prof.Dr. Niki Lukviarman.

Selain itu, dalam setiap konferensi AAAB selalu memilih Captain of Industry, sebuah penghargaan bagi praktisi bisnis yang dinilai berkompeten dan konsisten menjalankan bisnisnya. Pemberian gelar Captain of Industry pada konferensi kali ini diberikan pada Chairul Tanjung, direktur utama dari Trans Corp.

Senada dengan Prof. Syed dan Prof. Winwin, Dekan School of Economics and Business UMS, Prof. Dr. HJH. Arsiah Hj. Bahron pun mengungkapkan, AAAB yang pertama kali diinisiasi oleh UMS ini memang bertujuan untuk merangkul para ahli ekonomi di kawasan ASEAN. “Semoga dengan kegiatan ini juga menjadi ajang penyatuan para ahli ekonomi untuk bekerjasama membangun ASEAN agar jauh lebih maju,” pungkasnya.*

Laporan oleh Maulana / eh *